Kemarau Panjang
Musim kemarau panjang masih melanda kabupaten Wonogiri, khususnya wilayah bagian selatan.
Sumber air yang terus menerus diambil membuat debit air kian menipis. Hal ini membuat harga airnya melambung tinggi. Di Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito. Harga air bersih yang biasanya hanya Rp 150.000 kini mencapai Rp 160.000 sampai Rp 180.000 per tangki untuk ukuran 6.000 liter.
Dari penuturan Suyadi Kepala Desa Gunturharjo kepada suaramerdekasolo.com, Sumber Waru salah satu sumber air yang biasa diambil truk-truk tangki tersebut debitnya kian menurun. Yang awalnya 7 m3 per detiknya kini hanya menyisahkan 4 m3 per detiknya.
Alhasil, pengambilan air oleh truk-truk tangki di Sumber Waru kini dibatasi. Hal ini dilakuakan untuk menjaga suplai air bagi pelanggan PDAM tidak terganggu.
Truk-truk tangki kemudian mengambil air dari sumber yang lebih jauh, antara lain ke wilayah Kecamatan Giritontro. Akibatnya, harga air semakin meningkat, mencapai Rp 160.000-180.000 per tangki.
Sumber: https://suaramerdekasolo.com/2019/10/16/ajib-harga-air-di-wonogiri-sentuh-rp-180-000-tangki/
Comments
Post a Comment